Mitch McConnell: Dalam Sejarah AS Pemakzulan Trump Paling Tidak Adil


Proses pemakzulan yang didapatkan oleh Donlad Trump dikatakan oleh Ketua Republikan di Senat Amerika Serikat (AS), Mitch McConnell terlalu tergesah-gesah dan paling tidak adil dalam sejarah Amerika Serikat. McConnell juga mengatakan Partai Demokrat terus mengobarkan kemarahan partisan dan menciptakan preseden buruk yang terus akan berlanjut di masa depan.

Penyelidikan yang kurang lebih dilakukan selama 3 bulanan itu dapat peringatan dalam pernyataan McConnell, sebab bisa merusak institusi demokrasi AS dan mengatakan DPR sudah gagal membuktikan bahwa Trump melanggar hukum apa pun.

Tidak hanya itu yang dikatakan oleh McConnel, dirinya juga mengatakan Demokrat sudah mengusulkan pemakzulan Trump bahkan sudah dari Presiden Republikan tersbeut belum dilantik. Disebutkan juga oleh dirinya bahwa investigasi Trump memakan waktu jauh lebih singkat dari pada investigasi pemakzulan terhadap mantan presiden Bill Clintin dan juga mantan presiden Richard Nixon.

"Sejauh ini, ini adalah basis tertipis bagi Dewan manapun yang meloloskan pemakzulan presiden dalam sejarah Amerika. Yang tertipis dan terlemah, bahkan tuduhannya tidak ada yang mendekati," kata McConnell dalam pernyataannya, dilansir dari laman BBC, Jumat (20/12).

Pernyataan McConnell direspons oleh politisi Partai Demokrat Chuck Schummer yang menyebut bahwa McConnell tidak melontarkan pembelaan apapun terhadap Trump. Schummer menambahkan bahwa proses pemakzulan yang dilakukan Partai Demokrat berjalan adil dengan dihadirkannya saksi-saksi untuk memberikan keterangan.


Trump dimakzulkan DPR atas dua tuduhan utama yakni obstruksi keadilan dan penyalahgunaan wewenang. Proses selanjutnya akan diserahkan ke Senat Amerika Serikat. Namun, banyak pihak meyakini proses akan gugur mengingat Senat didominasi Partai Republikan.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Bambang Soesatyo Memberikan Dukungannya Untuk Langkah SBY

Haris Hasanuddin Katakan Siap Bekerjasama Dengan Penyidik KPK

Direktur Utama Bank BNI Usung Obor Asian Games Sejauh 350 Meter