Saleh Partaonan Protes Pernyataan Fachmi Idris Sebut Iuran Lebih Murah dari Pulsa


Setelah dinaikannya iuran peserta BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan setelah iuran dinaikan ternyata masih lebih murah dari pada harga pulsa telepon seluler. 

Mendengar pernyataan dari Direktur Utama BPJS Kesehatan itu. Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay memprotes pernyataan yang keluar dari mulut Fachmi Idris.

Pada rapat kerja Komisi IX bersama dengan Menteri Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan juga Dewan Pengawas BPJS Kesehatan di Jakarta pada hari kemarin, Saleh melayangkan protesnya tersebut.

"Saya menilai pernyataan itu terlalu menyederhanakan masalah. Padahal masalah yang dihadapi BPJS Kesehatan sangat kompleks. Perbandingan itu sangat tidak komparatif dan tidak kompatibel," katanya.

Apalagi, Saleh menilai yang diperbandingkan juga tidak tepat. Pulsa seluler adalah kebutuhan sekunder, bahkan tersier. Sedangkan kesehatan adalah kebutuhan primer yang bisa menyebabkan seseorang kehilangan nyawa bila tidak memiliki akses.

"Soal kenaikan iuran itu kan kebijakan pemerintah. Dirut BPJS Kesehatan tidak pas untuk mengomentari. Seharusnya jangan mengeluarkan pernyataan seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya, Fachmi menyebut iuran BPJS Kesehatan lebih murah dibanding pulsa telepon. Hal itu dia katakan mengomentari kenaikan tarif Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Sesuai perpres, iuran peserta mandiri untuk kelas I menjadi RP 160 ribu. Kelas II Rp 110 ribu, dan kelas III Rp 42 ribu. Menurut Fachmi, kalau dikalkulasi per tahun, memang besaran pembayaran mencapai jutaan, tetapi dihitung secara harian iuran BPJS lebih murah dibanding pulsa karena hanya menyisihkan Rp 2 ribu per hari.


“Kalau bicara perbandingan lebih murah dari pulsa,” ujar Fahmi di Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Bambang Soesatyo Memberikan Dukungannya Untuk Langkah SBY

Haris Hasanuddin Katakan Siap Bekerjasama Dengan Penyidik KPK

Direktur Utama Bank BNI Usung Obor Asian Games Sejauh 350 Meter