Petinju Asal NTT, Tibo Monabesa Berhasil Menjadi Juara Dunia



Berhasil mengalahkan petinju asal Australia, Omari Kimweri di pertarungan yang diselenggarakan di GOR Oepoi, Kupang, Nusa Tenggara Timur pada hari Minggu (7/7). Petinju asal Indonesia, Tibo Monabesa menjadi juara dunia kelas terbang IBO.

Sebelumnya keputusan hakim yang memenangkan Tibo dengan pertarungan yang berlangsung penuh 12 ronde. Hakim Jerrold Tomeldan memberi nilai 114-113, Kriak Thonghong dengan nilai 116-111, dan Cherdchai Srirat 118-110.

Imam Nahrowi selaku Menteri Pemudan dan Olahraga juga terlihat menghadiri pertandingan tinju tersebut. Imam menyaksikan langsung dengan didampingi oleh Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat.


Sudah dari ronde pertama dimulai pertandingan sudah berlangsung dengan seru. Karena kedua petinju menunjukan kemampuannya masing-masing untuk mendapatkan pukulan telak ke arah lawan.

Pada ronde-ronde awal Tibo petinju asal Indonesia sempat menderita setelah pelipis sebelah kirinya kena pukul dan berdarah di ronde kedua. Karena pada ronde-ronde awal Omari petinju asal Australia tampil lebih dominan dengan gaya bertarung yang sangat lincah dan pukulan jab dengan kombinasi cepat.

"Pada ronde kedua saya memang sudah banyak darah di pelipis. Tetapi di dalam benak saya, adalah hanya ingin menjadi juara dunia," ucap Tibo sebagaimana dipetik dari Antara.

Walaupun demikian untuk memenangkan pertandingan ini, Tibo tidak menyerah dan terus melancarkan pukulan demi pukulan keras dan juga jab ke arah Omari. Di ronde ketujuh Tibo mulai bangkit dan terlihat semakin bersemangat.

Tibo berhasil beberapa kali memukul Omari dengan keras sampai-sampai membuat pelipis kiri Omari mengalami pendarahan. Semangat Tibo semakin meluap-melupa dikarenakan juga semangat dari dukungan masyarakat NTT yang menonton.









Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Bambang Soesatyo Memberikan Dukungannya Untuk Langkah SBY

Haris Hasanuddin Katakan Siap Bekerjasama Dengan Penyidik KPK

Direktur Utama Bank BNI Usung Obor Asian Games Sejauh 350 Meter